Selasa, 30 April 2013

-Journey- BabII -Beginning- #Chapter11


"yu masuk!" ajak kinal, menyadarkan cindy dari lamunannya. "Ha! oh ia,, ayo ka!" sambut cindy, setengah gelagapan.
"nanti.. langsung cari kelas sendiri ya, jangan ditemenin kaka!" kata kinal setelah melihat ekspresi cindy. "ih, siapa yang minta kakak untuk nemenin cindy nyari kelas buat ospek! PD!!" ucap cindy, kinal tersenyum.

Setelah masuk, kinal meninggalkan cindy, dia langsung pergi ke ruang OSIS. Cindy melihat kertas yang tertempel dengan tulisan nama siswa-siswi dan asal sekolah mereka di tiap jendela kelas yang ada di lantai 1 itu, 2kelas dia lalui dia baca tapi tidak menemukan namanya di ruangan itu untuk OSPEK. Cindy berjalan lagi... Sampai saat di kelas yang ke4 cindy mencari namanya dan... Ada di urutan ke8 'Cindy Anastasya Gulla, SMP N 71'
"Kamu.. Dikelas yang ini juga?" tanya seorang gadis pada cindy, cindy diam sejenak kemudian mengangguk.
"wahh,, berarti kita satu kelompok dong! aku juga di kelas ini!!" tambah gadis yang memiliki tinggi lebih dari cindy, dengan senyum manisnya yang tergambar di bibirnya.
"oh ya.." sambut cindy dengan memberikan senyum nya membalas gadis itu, "ia, nih.. nama aku ada diurutan paling bawah.." ujar si gadis yang terlihat ceria dengan tangan kanannya menunjuk ke no yang ada di kertas itu..

Cindy pun melihat nama yang terpampang di urutan no 48 lalu berkata "oohh,, nama kamu... Neneng Rosediana!" kata cindy sambil tersenyum ke arah Ochi yang memiliki nama lengkap Neneng Rosediana "Ochi aja! Panggil aku ochi!!" ucap ochi sambil mengulurkan tanganya "Neneng aja deh! ya.. Aku suka manggil kamu neneng, lucu soalnya!" ujar cindy, "ih nawar! emangnya aku pasar tradisional apa!" seloroh ochi, mereka berdua tertawa kecil. Cindy menyebutkan namanya, mereka pun masuk ke dalam ruangan. Meski baru pertama kali bertemu dan berkenalan, cindy merasa ochi anaknya baik, asik, periang, cepat akrab. Terbukti saat pertama tadi ochi menyapa cindy tanpa ada keraguan atau malu-malu saat bertemu orang baru. "temen barunya asik!" hati cindy, bibirnya tersenyum manis.

Di Galaxy School Of Art, calon siswi diberi pengarahan sebelum masuk aula untuk mengikuti pidato penyambutan dari kepala sekolah.
Nabilah dari kelompok Galaxy Bima Sakti dan Frieska dari kelompok Galaxy Andromeda terpilih sebagai calon siswa yang akan berdiri di atas panggung menerima pengesahan menjadi calon siswi pilihan sebagai 'Face' dari MOS tahun ini di GSA. Tugas mereka adalah, menjadi center dalam setiap kegiatan yang menyangkut semua calon siswi dalam 4hari kedepan.
Di GSA tradisi MOS di jalani selama 4hari, hari pertama penyambutan dan formalitas lainnya, hari kedua kegiatan pengenalan lingkungan dan segala yang ada di sekolah, hari ketiga games dan atau keseruan yang sudah dirancang Osis, dan hari terakhir, sebelum penutupan acara MOS akan ada kolaborasi antara siswi dan calon siswi untuk perform theater musikal sebagai tanda penyambutan mereka yang baru yang akan menjadi bagian dari keluarga besar Galaxy School of Art, disinilah peranan nabilah dan frieska yang sudah terpilih sebagai 'Face of Galaxy for This Year' berdasarkan hasil musyawarah osis dan pihak sekolah. Mereka akan jadi center diantara kakak2 kelasnya saat perform nanti.

Jam 11. Setelah selesai dengan pidatonya, kepala sekolah SMA Pelita Nusa memukul gong pertanda dimulainya Masa Orientasi Siswa yang bertema 'Respect Each Other' selain memukul gong, sebagai simbolis dimulainya hari pertama mos, kepala sekolah juga menyematkan pin lambang dari sekolah tersebut, kepada perwakilan calon siswa dan calon siswi.
*prok, prok, prok, prok, prok, prok.....*
siswa/i dan juga calon siswa/i bertepuk tangan menyambutnya. Ketua Osis mengambil alih setelah kepala sekolah selesai, dia memberikan sambutan dan ungkapan rasa terima kasihnya telah memilih untuk bersekolah di SMA itu, kemudian dia menutup pidatonya dengan memberikan pengarahan pada teman-temannya di Osis 'Balas dendam boleh, sah-sah saja! tapi.. cuma pengecut yang suka balas dendam, apalagi sampai memakai kekerasan.. Seperti tema MOS tahun ini 'Respect each other!' calon siswa hormati dan hargai kakak-kakak kelasnya, dan siswa atau mentor sayangi calon adik-adik kalian yang ada di depan ini..' tuturnya begitu penuh kharisma, membuat siswi berbinar melihat wajahnya dan mendengar suaranya.

Masing-masing kelas ada 5orang yang akan menjadi mentor selama 4hari Mos di Pelita Nusa, setelah acara pembukaan.
ve, stella, rama, andhika, dan alvan, jadi mentor di Kelompok 004. jeje, kinal, arga, ragil, dan dirma jadi mentor di kelompok 008. cleo, ghaida, dhike, galih, dan edo jadi mentor di kelompok 006. Dan mentor-mentor lainnya yang masing-masing di kelompok 001-010. Seperti sekolah lainnya, Pelita Nusa pun mengadakan Mos selama 4Hari dengan agenda.
Hari1 pembukaan, peresmian diadakannya Ospek. Hari2 mengenalkan kepala sekolah, guru-guru, staff, visi-misi sekolah, lingkungan sekolah, kegiatan diluar KBM (Ekskul). Hari3 sesi perburuan tanda tangan senior dan kegiatan 'balas dendam' lainnya yang diatur Osis dan Panitia Ospek yang diadakan diluar sekolah. Hari4 penutupan Mos dilakukan di lapangan dengan akhir melepaskan balon gas berwarna putih dan biru ke langit setelah itu Osis dan Mentor akan menyebrot siswa/i baru itu dengan air yang mereka alirkan lewat selang.

"kamu ga pulang?" tanya ochi pada cindy yang masih duduk di bangkunya.
"pulang dong, tapi nanti.. nungguin dulu kakak aku soalnya" jawab cindy tersenyum
"owh, asik yah! punya kakak udah gitu satu sekolah!" kata ochi dengan muka rada memelas, cindy merengut melihat wajah ochi.
"lupakan! eh ya.. ochi boleh ga jadi teman nya cindy?" ochi mengalihkan perhatian karena melihat wajah cindy yang penuh tanya, "boleh, boleh banget! cindy mau ko jadi temennya neneng..." jawab cindy dengan anggukan dan senyum nya.
"ochi, bukan neneng!" ochi menginterupsi kata-kata cindy
"nama kamu kan Neneng Rosediana!? Ada yang salah?" ..
"ya sudahlah terserah cindy aja, mau manggil ochi apa! yang penting kita temenan. Ok!" ... "Ok! neneng,, hehe"

ochi pun mengajak cindy untuk menunggu kakaknya diluar kelas, mereka berdua pun berjalan.. "Ochi gitu! cepetan panggil ochi!!" kata ochi pada cindy "siap... O, Neneng!" .. "Hadeuhh! Oooochi!! O.C.H.I!" ucap ochi sambil menepuk jidatnya "ya udah Oooochi... neneng!" ... "tetep aja ada neneng nya!" ochi terlihat gemas pada teman barunya itu. Ochi dan cindy bisa langsung akrab di hari pertama Ospek. Ochi yang rame dan cindy yang tak kalah rame di sela-sela sifat dewasa nya, membuat keduanya bisa langsung akrab.

"dah.. ayana...." sonia melambaikan tangannya pada ayana.
"dadah,, sonia..." balas ayana dengan senyumnya.
Ayana mendapat banyak teman baru yang seru selama ospek hari pertama ini, dia satu kelompok dengan frieska dan sonia.

"hei! gimana, gimana.. ospeknya?" nabilah datang menghampiri ayana "cieee, yang jadi 'Face' GSA! Traktir ahh! Ga mau tahu!!" ujar ayana menanggapi pertanyaan nabilah. "nanya apa, di jawab apa! Haduhhh!" gumam nabilah, ayana malah asik senyum-senyum sendiri mengingat Ospek hari pertama ini.
"Ospek SMA ... ga semenyeramkan yang aku bayangin ternyata!" ucap ayana
"jangan terlalu yakin! ini baru hari pertama achan, masih ada 3hari tersisa untuk tahu bagaimana rasanya Ospek High School! !" kata nabilah dengan tampang iseng pada ayana,
"ah! nabilah selalu gitu, bikin drop!" nabilah tersenyum melihat ekspresi sahabatnya.

"besok, ga masuk ah! takut sama Ospek!!" pernyataan ayana membuat nabilah meledeknya "idiihhh, cemen! Baru gitu aja udah takut!" ayana mendelik "kalau kamu ga ikut Ospek, ga akan ada kenangan! Gimana deg-deg gannya saat di kerjain senior, gimana sulitnya memecahkan pertanyaan konyol senior yang nyuruh kita bawa ini, bawa itu, bikin ini, bikin itu, dan satu lagi.. Keuntungan ikut Ospek, kamu bisa ngeceng Kakak kelas, syukur-syukur kamu di keceng balik sama dia.. Hahaha!" jelas nabilah dengan tawa diakhir kalimatnya
"kalo di sekolahnya cindy, pasti keuntungan yang terakhir itu bisa jadi motivator untuk ikut Ospek! Nah di sekolah kita, ini sekolah khusus cewe bil.. isinya cewe semuaaa... dari kepala sekolah sampai murid2 nya cewe!" jawab ayana, mereka berdua terus ngobrol di depan gerbang sekolah sambil menunggu mama nya ayana yang akan menjemput.
"hihihi, ia sih! GSA kan sekolah khusus cewe ya!" kata nabilah sambil manggut-manggut, "terus, kita ngeceng senior yang ganteng dimana ya, achan?" ucap nabilah dengan wajahnya setengah diangkat dan matanya melihat keatas.
"apa sih nabilah, GaJe tau! Dari pertama juga kita kan udah tahu, ini sekolah emang khusus cewe!! eh, ngeceng nya di Pelita Nusa aja! Kita tanya cindy, ada senior yang ganteng ga? Hihihi,, gimana?" saran ayana setelah pernyataan nya. "ide bagus, ntar malem telponan yah!" ayana mengangguk, tak lama mama ayana pun tiba. Nabilah ikut mobil ayana mereka pulang dengan segudang teka-teki yang harus dipecahkan tentang pernak-pernik Ospek.

..bersambung..

0 comments:

Poskan Komentar