Sabtu, 15 Juni 2013

Cerita #1

Heloo eperibaadeh!! pasti kalian udah tau nama gue itu Rama a.k.a Ramtje a.k.a Kutang (emang sih terakhir itu berbau tidak enak, cuman itu panggilan terkenal gue disini).ini cerita cuman sampingan doang, soalnya belum ada ide untuk lanjutin cerita Dead In the City. hehe. udah lama nih gue gak nge share cerita, biasalah harus temenin temennya temen gue yang baru aja temenan. okeey dari pada berlama-lama ngadol ngidul gue ngomong gajelas (walaupun gue tetep keren) mending langsung aja ke topiknya.. sip2....

waktu pagi hari tepatnya waktu itu tanggal 30 Februari 2013 (tanggal disamarkan), gue mulai menjalani hari gue seperti biasanya, namun di pagi ini sangatlah berbeda,yaitu sikap nyokap gue yang berubah 180 derajat, yaitu dri biasanya cerewet dan suka marah-marah, sekarang menjadi kalem dan sering senyam senyum ora jelas kabeh. gue bingung dengan sikapnya seperti itu, aneh tapi nyata gitu. hmm.. saat di meja makan, saat mau sarapan gue berani untuk menanyakan hal itu ke nyokap gue.
"mah! kok senyum2 sendiri. mama kesambet apa? setan senyum?" tanya gue blak-blak-an
"engga kok Ram, mama cuma seneng aja pagi ini!" kata mama gue yang masih senyam senyum.
"yaa seneng kenapa?" tanya gue lagi
"kamu gak perlu tau! cepat habiskan makanannya!" kata nyokap gue yang tiba2 sikapnya berubah seperti dulu. gue hanya diam sambil memakan roti.

Setelah makanan gue habis, gue mandi dan bersiap2 ke sekolah dengan motor matic gue. sekolah gue yaa lumayan jauh lah, berjerak sekitar 3.567 m. kenapa bisa sedetail itu? karena gue pernah coba untuk menghitung jaraknya dengan alat hitung berukuran jauh (itu juga gue gak tau ada atau enggak). setelah 1 jam melewati perjalanan yang ada aspalnya, akhirnya sampai juga di sekolah yang membosankan.

dengan tampang mesum, gue menuju parkiran motor dan pelan2 menaruh motor disitu, karena pernah kejadian pas gue taruh motornya kasar akibatnya menjatuhkan 3 motor kakak kelas gue. untung waktu itu gak ketahuan. hehehe. di perjalanan menuju kelas gue bertemu dengan temen deket gue namanya Ajie. dia temen gue sejak masuk SMA ini, dia orang nya gokil dan rada aneh. dia pernah mencoba untuk menghitung per butir beras dalam karung, saat gue tanya yang di jawab yaitu "gpp cuma iseng" yaa gue sih tau cuma iseng, tapi apa kaga ada cara lain apa selain menghitung beras gitu. ckck.
"weey ram, udah ngerjain PR Mtk belom?" tanya dia tiba2
"yang mana?" tanya gue pura2 gak tau sok cool, padahal emang gak tau sama sekali.
"yang halaman 233 Uji kompetisi 3. udah belom?" tanya dia sekali lagi
"belom. hehe. lu udh? klo udh liat dong!" kata gue dengan tampang mesum lagi
"sama gue juga belom. hehe!" kata dia nyengir udah kayak kuda
"jiaah elah dikira udah. kerjain liat ke temen dah yok!" kata gue mengajak
"yaudah baru aja gue rencana!" katanya. gue dan Ajie menuju ke kelas dan meminta sedekah PR MTK.

"je, gue minjem PR mtk lu dong. pliis!" kata gue memohon ke pada Jeje, dia anaknya gak pinter2 amat, cuman dia rajin. dan pastinya dia sohib gue. haha.
"yaudah nih ram. jangan lama2 ya!" katanya memberi PR mtknya
"oke deh Jeje cantik!! hahaha!" kata gue langsung menuju tempat duduk.
gue mencoba untuk menyalin scepat mungkin karena waktu bel masuk sebentar lagi. setelah beberapa lama gue nyalin akhirnya selesai juga dan langsung gue kembalikan buku itu ke jeje.

pelajaran pertama adalah Fisika, pelajaran yang paling ribet, ngeselin, dan sedikit gak penting (misalnya, buat apa kita ngitung gaya orang yang sedang saling mendorong benda dri arah berlawanan. ckck), gurunya sih enak, cewek soalnya dan masih muda baru berumur 25 tahun. hahaha. i like that. saat sedang serius melihat yang didepan, bukan melihat pelajarannya tapi melihat ke gurunya yang pasti, tiba2 ada yang menepuk pundak gue gak ketulungan sakitnya.
"wooy ram!" kata temen gue perempuan namanya Nabilah, dia orangnya cerewet tapi manis kayak garem.
"apaan sih?" tanya gue
"nanti pulang sekolah bisa anterin gue ke cafe Dick House gak?" tanya nya
"yaaudah bisa2 aja!" kata gue santai
"oke deh sekalian deh nanti gue kenalin sama temen gue dri bandung. beuuh cantik pisan deh!!" kata nya
"yayaya, up to you dah ya.!" kata gue dgn tampang suram.

akhirnya pelajaran pertama sampai ke 3 pun selesai, tinggal 1 jam pelajaran lagi, istirahat di mulai. yaa emang sih pelajaran ini sedikit waktunya, tapi yang ngajar gak enak bgt sumpah, pelajaran mandarin. guru nya gak jelas, bahasanya juga susah gak ketlungan, wo chiao shenme min che?... itu gue gak tau artinya apaan, yang jelas itu bahasa mandarin. gurunya sok killer bgt. gak jelas sumpah. tapi semua itu berubah semenjak bel istirhat berbunyi.

seperti biasa gue bergabung dengan temen2 cowok gue (awas jangan di sangka maho). mereka adalah Ajie yang tdi pagi, Ijal yaitu orangnya kutu buku, dan Nodhi cowok yang bisa di bilang keren di sekolah, dia pernah 1 hari itu di tempak oleh 2 cewek sekaligus, dan semuanya di tolak dengan 1 alasan aja "gue pilih yang The Right One bukan yang The Playing Love" itu kata2 yang cukup bagus bagi orang ganteng, dan bukan untuk gue, karena gue lebih mirip kutang kejepit.
"eh cuy, bsk lu pada ada acara gak?' tanya Ajie tiba2
"gak ada, emg apaan?" kata Ijal sembari membaca buku
"gini, bsk temenin gue ya buat ketemu sama cewek!" kata ajie
"yaudah gue sih bisa2 aja!' kata gue santai namun pasti
"kalo lu Nod?" tanya ajie
"haha gue sih ayo2 aja, bsk juga yang ada gue bosen di rumah!" kata nodhi
"haay nodhi!" kata dua cewek yang menghampiri nodhi
"oh ya hay juga!" kata nodhi
"hmm bsk ada acara gak? bisa dong jalan brg kita!" kata seorang cewek
"oh bsk ada acara, sama temen2 gue ini. hehe lain kali aja ya!"
"yaah kok gitu sih, kurang cantik apa coba aku ini!" kata cewek itu
"haha udhlah shania, kapan2 aja ya, gue janji deh oke!" kata nodhi
"hmm gitu yaudah oke deh nanti aku juga ajak Noella ya.. bye Nodhi! muaahh.!" kata shania pergi meninggalkan nodhi. jujur gue ilfeel sama shania. ckckck. cantik sih, cantik bgt malah, cuman kenapa begitu..
"ciee nodhi belum apa2 juga udah ada yang godain tuh. haha" kata ajie menggoda
"ahh tau ahh, mls gue. hahaha" kata nodhi
"eh weey dari tadi kita ngpbrol disini, ngomong2 gue baru nyadar kalo kantin udah sepi, berarti udh masuk dong. mampus gue kan pelajaran Biologi!!" kami semua panik dan langsung menuju kelas.

di kelas nabilah memanggil gue lagi.
"kenapa bil?" tanya gue
"temen gue udh mau nih kalo nanti bisa ketemuan. dan gue udh bilang kalo gue brg temen cowok gue yaitu lu. hehe. gpp kan?" tanya nabilah
"ooh gitu yaudahlah. gpp udh terlanjur ini." kata gue
"oke deh. nanti gue tunggu di gerbang yoo!"
"haha sip2. nanti gue tinggal!" kata gue meledek
"iih jahat lu!!" kata nabilah memukul pipi gue, udh kayak nampar aja dah.
"aww sakit. iye2. kan cuma bercanda!!" kata gue
"hehe oke deh. rama baik deh!" katanya mencubit pipi gue seperti gk punya dosa aja dah.
"ah sudahlah!' pikir gue.
Tak terasa sisa2 pelajaran itu sudah habis, yaitu bel pulang berbunyi. gue menuju parkiran motor dan menuju gerbang yang di katakan oleh nabilah. setelah sampai gerbang, Nabilah naik ke motor gue dan melaju ke cafe. sengaja motornya gue cepetin biar dia bisa meluk gue keras. hehehe. muka mesum kembali.

Di cafe gue sama Nabilah duduk berdua seperti org pacaran, mungkin setiap org lewat berpikir kalo tokoh kartun disney benar2 nyata, cinderalla dgn pangeran? bukan. putri duyung dengan sang pengerannya juga? bukan juga. tapi lebih tepatnya si Beauty and The Beast (Si Cantik dan Si Buruk Rupa). ckck nyesek sih.. tapi emang kenyataan.
"eh bil, lama amat temen lu!" kata gue yang udh mulai gak sabaran
"bentar dikit ngapa. dia sebentar lagi sampe!" kata nabilah
"iye2 dah. lu udh kayak mau comblangin gue sama dia aja dah.!" kata gue
"loh? emg itu tujuan gue kali ram. hahaha!" kata nabilah. gue kaget setengah hidup. "hah? sembarangan aja dah lu!" kata gue
"ayolah ram, bantuin gue. gue kasian sama dia karena dia di paksa sama papa nya untuk di jodohin sama org yang dia gak suka.!" kata nabilah menerangkan
"yaelah, msh jaman aja cerita siti nurbaya, pake di jodoh2in." kata gue mulai tenang
"ayolah, pliss!!" kata nabilah memohon, karena gue gk tahan dengan senyum manisnya, akhirnya gue pasrah aja.

setelah 15 menit berlalu, akhirnya nabilah melihat org yang ingin di temui yang turun dari taxi.
"eh itu orgnya!" kata nabilah menunjuk ke arah perempuan itu
perempuan itu masuk ke cafe dan langsung menuju ke arah tempat duduk gue dan nabilah.
"heyy nab! apa kabar?" tanya perempuan itu.
"haha baik2 aja nih. lu nya sendiri?" tanya nabilah
"gue juga baik kok.!" kata perempuan itu. mereka mengobrol dengan rame nya.
"eh nab, perlunya gue disini untuk apa?" tanya gue sama nabilah
"eh iya, hampir lupa, nih kenalin yang gue mau comblangin ke lu!" kata nabilah frontal abis.
"oh yaa, Rama!" kata gue berjabat tangan sama perempuan itu
"namaku ***** ***********"

lalalala... bersambung... lalala

0 comments:

Poskan Komentar