Jumat, 07 Juni 2013

Pilih Hati

Bunyi bel sekolah bordering dengan kencangnya tepat pukul 07.00, seperti biasa Banyu datang ke sekolah. Dengan wajah sedikit tampak lelah dia berambisi untuk dapat menyapu habis pelajaran hari Kamis ini yaitu Fisika, Biologi, Kimia, Sejarah, dan Bahasa Perancis.

“ Huft……sebenernya lebih baik masuk “.Gumam Banyu dalam hati.
Sebenarnya Banyu ingin istirahat di rumah karena Selasa kemarin dia baru pulang dari Palembang seusai membela tim sepak bola sekolahnya, SMA Citra Nusantara, namun satu hal istimewa yang ingin ia nantikan yakni agar dapat bertemu anak X-6, Sonya Pandarmawan, primadona dari seluruh anak kelas X-1 hingga X-8 Karenna dia cantik, cerdas, pintar, baik, dan tidak sombong namun ada satu hal negative di diri Sonya dia sedikit memiliki sifat manja.
Banyu duduk di kelas X-7 sebangku dengan Raffi Salim Pahlevi, lelaki blasteran Iran dengan Indonesia di balut kulit kuning khas orang China, tampan, alim, dan seorang ketua kelas handal serta bijak. Pagi itu menjelang detik-detik pelajaran Fisika Raffi sedikit memperhatikan keadaan Banyu.
“ Banyu kamu sakit ? “.Tanya Raffi.
“ Ah, enggak kok Cuma gak enak badan “.Jawab Banyu sambil memangku kepala menahan keletihan.
“ Ayo aku bawa ke UKS “.Tawar Raffi kepada Banyu.
“ Gak usah Fi, aku gak ingin ke UKS mending belajar Fisika aja “.Jawab Banyu dengan rasa sedikit munafik.
Hari itu terasa cepat, pukul 14.45 waktunya para siswa untuk pulang, semangat Banyu tiba-tiba memancar, wajahnya merona tak sabar melihat si Sonya gadis primadona level 10 seantero SMA Citra Nusantara. Di saat hendak melewati kelas X-6, Banyu tertegun sambil mengingat saat waktu MOS dia bersama dengan, Yunia Anastasia, si gadis Gubeng yang sempat membantunya saat kebingungan pulang ke rumah, oleh Yunia ia dibarengi menggunakan sepeda kayuhnya. Meski Yunia kini mengisi ruang pikiran Banyu, dia tetap bertekad menuju kelas X-6. Sesampainya, Banyu kaget Karenna seluruh jagad X-6 kosong, akhirnya ia pulang dengan sedikit rasa kecewa.
* * *
“ H@ru5 radhjin belajarr n bsa macughhhh IPA ^ cemungudhh yach Beby ^ : XD “.
Tulisan tersebut merupakan sepenggal status milik “ Beby Cyank Dyaa Claluwww” teman SMP Banyu yang kebetulan juga sekelas dengan Sonya di X-6, Beby Caesera Anandila, dalam nama sebenarnya.
Sesampai di rumah, Banyu langsung menyambar laptopnya dan memainkan FB, kebetulan di beranda Banyu tertera status milik Beby ia like dan ia comment, Karenna ada rasa iseng yang datang maka Banyu sengaja membuka FB Beby.Saat menjelajahi FB milik Beby, ia kaget dan sedikit tak percaya karena Beby telah menjalin kisah cinta dengan “ Rio Massivers X Gubeng “ yang dia tahu kalau Beby dengan Rio itu dahulu rival sejati berkompetisi menjadi ketua ekstrakurikuler seni music & dance semasa di SMP, namun kini nampaknya rival tak berlaku lagi Karenna Riobersekolah di SMA Pemuda Surabaya, Banyu juga ingin melihat foto-foto Beby, dalam hati Banyu bergumam.
“ Narsis banget kalau foto bareng Rio, kalau foto bikin cemburu aja, eh tapi ada fotonya pas dia cantik.”
Tapi, Banyu akhirnya sadar kalau Beby hanya sebagai teman saja tidak lebih dari itu, karena kesetiaan Rio telah berhasil kebun hati Beby.Malam harinya, Banyu dilanda kebimbangan hati ia berfikir tentang 3 wanita remaja yang sedang mengudara di pikirannya. Sonya dia pintar, cantik, dan cerdas namun manja tapi kalau Yunia dia cantik, lucu, tapi sedikit suka perkataan kotor beda lagi dengan Beby cantik dan setia sayangnya sudah menjadi milik seorang Rio.Dalam tekadnya Banyu memilih Sonya menjadi calon pilihan hatinya sebab dia primadona SMA Citra Nusantara yang cantik meski sedikit manja.
* * *
Banyu sudah punya target yakni medapatkan Sonya, hari Sabtu ia ingin mengajaknya ke Taman Bungkul untuk sekadar jalan-jalan, namun sebelumnyaia bertanya kepada Sonya perihal itu di halaman sekolah.
“ Sonya “ panggil Banyu.
“ Iya ada apa Yu ? “ tanya Sonya dengan menawarkan senyum wajahnya yang putih.
“ Begini kamu Sabtu sore ada acara gak ? “ tanya Banyu dengan nada mengharapkan jawaban dari Sonya.
“ Yu bias gak kalau ngomongnya gak disini tapi gimana kalau di kantin sekolah “ tawar Sonya.
“ Boleh…boleh Son “
Saat di kantin sekolah dengan didampingi dua gelas jus melon Sonya menjawab pertanyaan Banyu.
“ Sebenarnya Sabtu sore kamu mau ngajak aku kemana ? “ tanya Sonya penasaran.
“ Ke Taman Bungkul Son “ jawab Banyu sambil menggigit sedotan jus melon.
“ Kamu belum tahu ya ? “
“ Tahu apa Son ? ”
“ Kalau sebenarnya aku sudah punya pacar “
“ Haaaaa……..yang bener ? “ nada kaget dari mulut Banyu.
“ Iya Yu maafin aku ya, tapi kalau kamu anak yang sabar harus menanti, mau gak ? “ tawar Sonya dengan wajah jelita nan berbinar.
“ Baik Son tak apalah mungkin kamu buksn untukku, jujur aku ungkapkan ke kamu kalau sebenarnya aku ingin memilikimu tapi kamu ternyata sudah ada yang punya.” pasrah Banyu dengan wajah memelas.
Pulang sekolah Banyu bertemu Yunia, kini rasanya berbeda Banyu sedikit kurang tertarik lagi karena Yunia ia piker wanita yang cukup keras.
“ Yu kamu pulang sendiri, kamu mau bareng aku ?” tawar Yunia.
“ Nggak sudah makasih “ jawab Banyu dengan nada kasar.
“ Hmmm ya udah, eh kapan-kapan aku mau belajar Matematika ke rumahmu ya ” pinta Yunia kepada Banyu.
“ Yun kenapa harus ke rumahku, kita beda kelas ” sentak Banyu kepada Yunia.Hati Yunia sedikit teriris-iris sontak mendengar hal itu.
Saat Banyu pergi ke Tunjungan Plaza ia melihat Sonya bersama kekasihnya, Toni, anak kelas XI. Sebenarnya Banyu tak ingin memandang Karenna ia pasti tak kuat melihat itu, jujur saja Banyu ingin menangis sebab tidak dapat meraih hati Sonya, tapi ia ingat untuk berkonsultasi ke sahabatnya Raffi.Sehingga, pulang dari TP ia langsung ke rumah Raffi.
“ Memang ada apa Yu ke rumahku ? “ Tanya Raffi sambil memainkan gitar.
“ Ya sekadar konsultasi Fi “
“ Oh konsultasi tentang apa ? “
“ Biasa ‘galau’ dan anak muda “
“ Kamu galau Fi ? “ tebak Raffi.
“ Iya Karenna kini aku berada diantara dua tempat satu lahan subur satunya lagi gurun “
“ Maksud kamu, diantara dua pilihan ? “
“ Yap betul biasa itu si Sonya yang aku incar ternyata dah punya kekasih tapi beda lagi kalau si Yunia lagi mengejar aku padahal ga ada rasa suka aku ke dia.” Curhat Banyu kepada Raffi.
“ Yu sebenarnya kalau aku saranin kamu sama Yunia, menghargai kerja keras dia untuk dapatkan kamu.” Pesa Raffi.
“ Huuuuh …… OK kalau itu bias jadi pilihan diriku terima kasih Fi.”
“ Sama-sama Yu “
* * *
3 hari kemudian, Banyu melihat sosok Sonya sedang menangis di Taman Bungkul.Banyu
berharap dia bisa mendapat simpati dari Sonya.
“ Son kenapa kamu nangis ?” tanya Banyu dengan nada lembut.
“ Tapi kamu janji jangan bilang siapa-siapa”. Kata Sonya dengan nada menangis.
“ OK memangnya kenapa ? “
“ Begini kemarin aku melihat Toni ternyata bersama Chika mesra banget, ku kira hanya berteman tapi ternyata sudah jadi pasangan.” Ungkap Sonya dengan nada terdesah-desah menangis.
“ Jadi kamu sekarang jomblo ?” Tanya Banyu dengan mengharapkan. Sonya hanya mengangguk.
“ Ooo……kita bisa kok lebih dari sekadar teman “ tawar Sonya.
“ Yang bener Son “
“ Iya sebagai kekasih kok “ ucap Sonya
Banyu seakan tak percaya ia telah berhasil dapatkan lahan subur beserta istananya dan ratunya, hari berganti hari, waktu berganti waktu, dan tempat berganti tempat mereka lalui bersama.Akhirnya Banyu dapat menaklukkan benteng hatinya.Saat mereka berdua sedang asyik berjalan-jalan mendapat kabar dari Raffi kalau Yunia kecelakaan.Sebenarnnya ia tak mau menjenguk tapi, hati telah tergerak bersama Sonya ke rumah sakit tempat dimana Yunia dirawat. Raffi menceritakan kalau Yunia mengalami kecelakaan saat menuju rumah Banyu untuk mengantarkan buku Kimia Banyu yang tertinggal di loker perpustakaan.Dalam hatinya Banyu tertegun sekaligus terharu melihat perjuangannya mengkayuh sepeda 3 km hanya untuk memberikan buku Kimianya.
Saat melamun di kursi rumah sakit ia ditegunkan oleh Sonya yang berkata dengan ikhlas kepada Banyu bahwa lebih baik bersama Yunia untuk menghargai apa yang telah dilakukannya.Banyu menyetujuinya dan akhirnya mereka berpisah secara terhormat.
Yunia sembuh namun, ia terus menjalani perawatan di rumahnya, Banyu datang langsung ke rumahnya.Disamping menjenguk ia juga menyatakan kalau mau jadi pasangannnya kepada Yunia.
Kini, mereka dapat pulang bersama naik bus pasca Yunia kecelakaan dan sepedanya rusak parah.Namun, satu catatan kalau Banyu telah mencapai sebuah pencapaian dengan mendapatkan seorang pilihan hatinya,Yunia.Sementara Sonya? Dia sudah dapat pengganti yaitu sahabat Banyu sendiri Raffi.Dua sahabat itu telah memiliki pasangan masing-masing.


By: Nico Prihanta Putra

0 comments:

Poskan Komentar