Senin, 10 Juni 2013

BAB 8



BAB 8
"hei.. Apa loe bilang!! Mobil gue bukan mobil bekas ya.. Dan asal loe tau mobil ini mobil mahal..!!!" teriak ve. "hoi.. Hoi.. Udah-udah.. Stella.. Stop!! Ok! Klo loe mau 35 juta ok..." "nih..." kata panda sambil menunjukkan kertas cek senilai 35 juta. "kak!! Kakak gak keterlaluan... Kakak sama saja memeras mereka.." kata frieska. "tuh.. Dengerin apa kata adik loe..!!" teriak stella. "panda kamu serius..?!" kata andhika. "udah ayo kita jalan lg..." kata panda. "tunggu!!!!!" teriak ve. "apalagi!! Masih kurang!!!" kata stella.Tiba-tiba ve merobek cek itu. "hei..!!! Loe knapa?!!" teriak stella. "panda!! Gue gak perlu uang loe.. Gue masih sanggup ganti kerusakan mobil ini..!!" kata ve. "kak ve...." ucap frieska.Ve melihat frieska dan berkata "ayo kita pergi..." ujar ve.Ve dan frieska masuk kedalam mobil dan pergi meninggalkan panda dan yang lainnya. "dasar aneh!" ucap panda. "ayo cepetan... Nanti ikey marah-marah lagi!!!" kata panda.Mereka berempat melanjutkan kembali perjalanan mereka.


Didalam ruang guru semua guru dikumpulkan.Sekolah diliburkan.Mereka membahas mengenai perilaku keras dari pak hengky.Dua orang siswa menjadi saksi,dan satu korban.Setelah terjadi perdebatan akhirnya sekolah mengambil keputusan sepihak,dan memutuskan untuk mengeluarkan pak hengky dari smp ini.Pak hengky sempat memohon maaf kepada ochi,ayu,dan cindy.Tapi,nasi sudah menjadi bubur.Pak hengky,tetap harus keluar dari smp ini.Akhirnya,pak hengky mengundurkan diri karna malu.Pak kepala sekolah berterima kasih kepada cindy dan ayu,atas keberanian dan kecerdikan mereka.Dan mereka bertiga diperbolehkan pulang.Didepan gerbang sekolah mereka berbincang. "ochi kamu benar gak mau ikut?!" kata ayu. "iya ayu... Aku mau banget tapi aku harus membantu ibuku?!" kata ochi. "yah sayang banget ya.." kata cindy. "hah!! Gmana klo kita berdua nganterin sampai rumah kamu chi..?!" kata ayu. "ide bgus tuh!! Jd nanti kita berdua bisa main kapan-kapan kerumah kamu... Gmana??" kata cindy. "jangan sekarang ya... Lain waktu aja.. Aku gak mau ngerepotin kalian.. Maaf!!" kata ochi. "oh ya udah.." kata ayu.Lalu cindy memanggil taksi.Dan taksi pun datang. "kita duluan ya.. Maaf bukan maksud ninggalin kamu.." kata cindy. "iya gak apa-apa.." kata ochi. "dahh...." kata cindy dan ayu.Ochi memperhatikan mereka pergi dan berkata "maaf ya..." kata ochi,sambil melanjutkan perjalanan.


Panda,stella,yogi,dan andhika sampai dirumah rena 15 menit kemudian.Rena dan dhike keluar dan menyambut mereka. "kalian terlambat nih!! Kuenya sudah gue habisin" kata dhike sambil tersenyum. "akh.. Ikey... Loe egois!! Masa kuenya loe habiskan!!!" teriak stella. "gak!! Bercanda!! Kuenya masih banyak kok!!" kata rena. "asyik!!!" teriak stella.Panda keluar dan melihat rena.Mereka saling mendekat. "loe dulu.." kata panda. "kamu dulu.." kata rena. "hm.. Gue minta maaf.. Karna gue dah nyakitin perasaan loe.." kata panda. "iya sama-sama aku juga minta maaf ya.. Karna aku dah terlalu egois!!" kata rena. "iya sama-sama rena.." kata panda.Mereka berdua berpelukan dan kembali tersenyum bersama. "ayo semua masuk aku dah buat kue yang enak lho!!!" kata rena. "ayo!!!!" teriak panda,stella,yogi,dan andhika.Mereka berempat masuk tapi tidak dengan dhike. "ikey... Ayo masuk.." kata rena.Namun,dhike hanya diam. "ayo ikey...." kata rena sambil membalikkan badan dhike.Rena kaget karna melihat dhike menangis. "kamu kenapa?!!" kata rena.Lalu,dhike menghapus air matanya dan berkata "slamat datang kembali... Rena yang gue kenal..." sambil tersenyum. "dasar! Aku kira apa.." kata rena,sambil masuk kedalam rumahnya.


Ochi sampai dirumahnya dalam keadaan lelah.Dia mengetok pintu rumahnya. "bu.. Ibu..." kata ochi dengan nada pelan.Lalu,pintu pun terbuka.Ochi disambut dengan wajah kesal dari ibu tirinya. "heh!! Darimana aja kamu..?! Hah!!" kata sang ibu. "maaf bu..." kata ochi.Lalu,ochi ditarik oleh ibu tirinya kedapur."heh dengerin ya.. Kamu cuci masak buat ibu karna ibu sudah lapar,trus kamu cuci semua baju dan piring!! Setelah itu kamu baru boleh makan!!! Paham!!!!" teriak ibu. "iya bu.. Ochi paham.." kata ochi.Lalu ibunya mendorong ochi hingga terjatuh didapur. "sudah cepat sana!!!" kata sang ibu tiri,sambil pergi meninggalkan ochi yang terjatuh dilantai dapur.Ochi hanya bisa menangis dengan keadaannya skarang,dia betul-betul tak punya rasa kesal kepada ibu tirinya,walaupun sang ibu kerap memarahi ochi dan memukuli ochi.Telinganya kembali berdarah karna dorongan tadi.Ochi memasak sambil menangis,karna tak kuasa menahan sedihnya.


Stelah selesai memasak ochi langsung mencuci pakaian dikamar mandi.Cucian yang cukup banyak,namun dia jalani hidupnya yang keras dengan tegar dan tabah.Ibu kandungnya tlah meninggal 4 bulan yang lalu,sementara ayahnya pulang malam.Ibu tirinya baik jika ada ayah kandungnya ochi.Namun sayang,ochi slalu menyembunyikan kejahatan ibu tirinya dihadapan ayahnya karna takut ancaman.Ochi sebenarnya anak orang mampu,dan memiliki pembantu.Tapi pembantu dirumah ochi sudah dipecat oleh ibu tirinya.


Saat sedang mencuci tiba-tiba,ibu tirinya menghampiri ochi dan memarahinya. "heh! Bisa masak gak sih?!" "maaf bu.. Rasanya kurang enak ya..?" kata ochi.Mendengar ochi berkata seperti itu,ibu tirinya marah.Dia mengambil selendang yang hendak dicuci,dan mencekik ochi. "heh!!! Dasar anak gak tau diuntung kamu!!!" teriak sang ibu.Ochi tercekik dengan keras,dia menangis dan merintih kesakitan. "hek! Hek! Hek!" hanya itu suara yang keluar dari rintihan dan jeritan dari mulut ochi....


Bersambung...


-nara-

0 comments:

Poskan Komentar