Senin, 10 Juni 2013

BAB 25




Bab 25

"pastinya dong!! Aku pasti ikut!!" jawab panda dengan semangatnya. "kayanya kamu sudah sehat ya! Suaramu keras seperti pertama bertemu!" ujar ikey. "ah!! Gak keras! Cuma kenceng!!" ejek panda. "sama ajaaa!!" tegas ikey sambil tersenyum.

Dirumah yang terbilang sederhana itu,ayu dan rena sedang bersantai malam ini.Ayu dan rena mengobrol bersama diruang tamu dengan asyiknya.Ayu berniat memberi sebuah kejutan untuk kakaknya,dia bertanya macam-macam kepada rena. "kakak.. Kalau punya uang.. Kakak mau apa??" tanya ayu. "hm.. Apa ya..? Oh iya.. Kakak suka baju kebaya.." jawab rena. "kenapa kebaya?" tanya ayu lagi. "kebaya kan khas indonesia.. Kakak suka!!" tegas rena. "oh!! Ok.." saut ayu.
Rena merasa curiga,dan bertanya kepada ayu. "kenapa tiba-tiba kamu bertanya seperti itu??" ujarnya. "PR dari sekolah!" ujar ayu sambil tersenyum. "ooh.." saut rena.Ayu tersenyum lega,karna rena tak tau maksud tujuan ayu yang sebenarnya. "maaf ya kak!! Malam ini,aku membohongi kakak!! Aku mau memberi kejutan dihari ulang tahun kakak!!" ujar ayu dalam hati.
Pukul 7 malam dirumah ochi masih terlihat sepi.Ayahnya belum pulang kerja.Ochi memang gadis yang rajin,rumahnya begitu rapi dan bersih.Setiap pulang sekolah,ochi tak pernah absen membersihkan rumah dan menyiapkan makan malam untuk ayahnya.
Namun,malam ini ochi kesepian.Sudah 1 minggu lebih ibu tirinya tidak pulang karna sebuah perkelahian hebat yang terjadi diantara ayah dan ibu tirinya.Walaupun ochi sering disiksa tapi,tak sedikit pun ochi menaruh rasa benci apalagi dendam kepada ibu tirinya.Baginya,ibu adalah harta yang paling berharga.Ochi membuka pintu depan rumahnya.Dia duduk diteras rumahnya sambil menatap langit berbintang.Lalu,dia meneteskan air mata sambil berkata. "ibu.. Ochi kangen ibu.. Walaupun,ibu pernah memukulku.." ujarnya.
Makin malam,malah membuat cindy semakin khawatir.Bagaimana tidak,setelah perkelahian itu delima belum pulang-pulang juga.Cindy mengingat lagi,kelakuan kasarnya. "aku sudah keterlaluan.. Tapi,delima yang nakal..!!" "tapi,aku juga salah!! Kenapa aku begitu pelit padanya.. Dia kan sepupu aku!! Dan aku harus saling berbagi dengannya.." ucap keluh kesah cindy. "tapi,kalo mama dan papa pulang,trus gak ada delima.. Gawat!! Pasti aku bisa dimarahi mereka!!" kata cindy.
Tiba-tiba,terdengar suara mobil berhenti didepan rumah.Cindy tambah panik. "aduh!! Gawat.. Pasti itu mobil papa!! Aduh! Gmana nih.." kata cindy dengan gugupnya.Tak lama kemudian,papanya cindy masuk dan bertanya kepada cindy. "kamu berantem sama sepupu kamu ya?" tanya papa cindy. "i.. Iya pa!! Sekarang delima pergi dan belum kembali.." ucap cindy dengan nada ketakutan. "dasar!!" "Maa.. Mama!! Bawa delima masuk!!" teriak papa cindy.
Mamanya cindy masuk sambil mengajak delima yang masih merenung. "deeliimaa!!!" teriak cindy. "papa melihat delima duduk ditaman yang tak jauh dari rumah!! Papa dan mama sudah tau semua masalahnya.. Papa mau kamu minta maaf.." tegasnya.Cindy mendekati delima,kemudian memegang tangan delima. "maaf! Karna,sudah membuatmu sedih!!" ujar cindy. "iya.. Sama-sama!! Aku janji!! Gak akan buat kekacauan lagi.." balas delima.
Orang tua cindy tersenyum dan bersyukur karena,memiliki anak yang baik.Lalu,ayah cindy memegang pundak cindy dan delima. "nah!! Skarang kita makan pizza yuk!!" saut ayah cindy. "ayooo!!!" saut kompak cindy dan delima dengan semangatnya.
Pukul 8 malam.Taksi yang dinaiki kinal dan sendy masih terus berjalan.Kinal dan sendy mulai cemas dan curiga. "pak! Masih jauh ya?!" tanya sendy. "jauh neng!! Jakarta kan luas!!" jawab supir taksi itu.Kinal mulai tak tenang begitu pula dengan sendy.Sendy merasa ditipu oleh supir taksi itu. "kin.. Gmana nih!!" ujar sendy dengan nada ketakutan. "optimis sendy!! Optimis!!" saut kinal. "dasar!! Aku lagi takut kamu malah bilang optimis!!" saut sendy.
Tiba-tiba,taksi itu berhenti tanpa sebab.Kinal dan sendy mulai bingung. "lho!! Pak,kok berhenti??" tanya sendy. "gak tau nih!! Sebentar yah neng!! Saya lihat mesinnya dulu.." ujar supir taksi itu.Sendy mulai resah. "kin.. Kalau disinetron,kita bisa diculik,rampok,atau mutilasi!! Hah!! Aku gak mau mati disini!!!" teriak sendy ketakutan.Kinal kemudian memegang wajah sendy sambil berkata "sendy sayang!! Dengerin kinal ya..!! Optimis! Ok! Optimis!!" ujarnya. "ok! Ok! Woo..saah!!" ujar sendy.Saat sedang panik,tiba-tiba supir taksi membuka pintu belakang. "neng!!" ujar supir itu.
"aakkh!!!" teriak kinal.Kinal melompat kaget,dan menduduki sendy. "aduh!! Berat!!" ucap sendy sambil mendorong kinal. "sendy maaf!!" "Akh! Si bapak teh bikin kaget wae!!! Untung kinal gak jantungan..!!" ujar kinal. "mobil bapak mogok! Tolong dorongin ya.." ujar supir itu. "lho kok kita disuruh dorong sih!!" keluh sendy. "udah ayo! Yang penting kita cepet sampai!! Ayo!!" ujar kinal.
Kinal dan sendy menuruti kemauan supir taksi itu.Kinal dan sendy mendorong mobil itu dengan sekuat tenaga.Mesin mobil perlahan menyala dan mobil pun berjalan.Namun,supir itu malah melaju makin kencang dan meninggalkan sendy dan kinal. "pak!! Paak!!!" "kita belum naik!!!" "aduh! Sendy gmana nih??" tanya kinal makin resah.Sendy memandang kinal dan berkata."optimis!! Ok! Optimis!!" ejek sendy. "akh!! Bukannya kejar malah ngebanyol!!" ujar kinal sambil mengejar taksi yang sudah jauh itu.
"percuma kinal!!! Tak akan terkejar!!" teriak sendy.Kinal berlari tanpa memperhatikan arah sebaliknya. "kiiinaal!!!! Awaass!!!!" teriak sendy.Sebuah mobil melaju kencang dan menyilaukan mata kinal. "aaaakkkh!!!" teriak kinal...
Bersambung....

0 comments:

Poskan Komentar