Senin, 10 Juni 2013

bab 38

Bab 38

“akkhhh... sonia!! Apa kabar??” tanya stella yang kaget. “kabar aku baik..” jawab sonia. “ayo masuk.. kita bicarakan didalam..” kata stella.

Mereka masuk kedalam,dan membagi cerita mereka,dalam suka maupun duka.stella menuangkan secangkir teh hangat rasa lemon kecangkir sonia.sonia nampak senang karna dihargai sebagai tamu oleh stella.

“ada apa nih.. kamu main kemari? Malam-malam lagi..” tanya stella. “aku Cuma mau main.. tapi,datengnya kemaleman karna nyasar.. kan aku udah lama gak kemari..” kata sonia. “oh.. ya udah.. nanti kamu tidur bareng aku aja,soalnya papa,sama mamaku lagi kepuncak..” kata stella. “sip deh..” balas sonia.
***

Keesokan paginya,ochi nampak tergesah-gesah.dia berlari dengan kencangnya,dan penuh semangat.ochi terhenti saat melihat pagar sekolahnya sudah tetutup.

“pak!! Buka pak! Ochi mohon..” teriak ochi. “gak bisa.. ini sudah peraturan sekolah!!” balas security sekolah.

Saat suasana sedang panas,tiba-tiba ayu datang dan berteriak hal yang sama seperti yang ochi teriakkan.ochi,dan nabilah kaget karna keduanya terlambat sekolah.

“ochi.. kamu kenapa terlambat?” tanya ayu. “aku kesiangan.. kamu?” kata ochi. “sama,ochi..” balas ayu. “pak!! Pak security!!” teriak ayu. “apalagi..!!” balas security itu. “bapak ganteng deh.. bukain dong!” ledek ayu. “jangan meledek saya ya!!” teriak security sambil pergi.

Ayu,dan ochi tersandar lemas dipinggir pagar sekolah,menunggu pagar dibuka.namun,mereka sama-sama tertunduk lemas.tiba-tiba,cindy datang terlambat juga dan berteriak hal yang sama seperti ochi dan ayu.cindy nampak resah.ochi dan ayu tertawa bersama.

“kalian kenapa ketawa?! Bukannya bantuin..” kata cindy. “percuma.. kita gak bakalan masuk cindy..” kata ayu.cindy tertunduk lemas dan pasrah. “hm.. andai ada pak sony disini.. pasti kita bisa masuk deh!” kata ochi.

Saat semua sedang bimbang,tiba-tiba mereka kaget.karna ternyata pak sony juga terlambat.dia menghentikan vespanya sambil meggaruk kepala setelah sebelumnya membuka helm.

“jiah.. udah ditutup!! Haduh..” keluh pak sony.ayu,cindy,dan ochi mendekati pak sony. “bapak kok ikutan telat sih?” tanya ochi bingung. “entahlah.. bapak juga gak tau,nak! Ya sudah kita belajar disini saja ya..” ujar pak sony. “hah!! Cius.. miapa?” ledek mereka bertiga. “mioleng nak!!” balas pak sony,dan mereka tertawa riang bersama.
***

Didalam kelas wisnu nampak seperti orang yang sebal.semua siswa dikelasnya nampak memperhatikan wisnu yang baru masuk kekelas setelah 2 bulan lamanya dia depresi dan pergi entah kemana.wisnu nampak risih karna terus diperhatikan disekolahnya.wisnu bersekolah di SMA INTERNATIONAL sama seperti melody,ghaida,dan sonya walaupun dia sudah keluar.melody memperhatikan wisnu dan mendekatinya.

“ada apa?” tanya wisnu. “kamu dari mana saja wisnu.. kami semua cemas menghawatirkanmu..” kata melody. “thanks karna kamu orang pertama yang mengatakan hal itu..” kata wisnu sambil pergi keluar kelas. “wisnu!! Wisnu!!” teriak melody.

Namun langkah wisnu terhenti ketika dia melihat salah satu murid yang paling bandel  dihadapanya.wisnu nampak menjauh.namun anak itu menarik kerah wisnu dan berkata.

“mau kemana loe wisnu..!! pertandingan kita belum selesai..” kata murid itu. “please han.. gue gak mau ribut lawan loe lagi..” kata wisnu.namun,tiba-tiba “bruuk..” han memukul wisnu hingga terjatuh.

“han!! Apa-apaan sih kamu? Pindah kekelas kamu sana!!” teriak melody. “awas loe ya wisnu!! Gue gak bakalan ngelepas loe..” kata han,sambil mengancam.namun wisnu hanya diam sambil memegang bibirnya yang berdarah,dan berlari keluar.wisnu berlari tanpa memperhatikan situasi koridor.dan “bruuk!!”

“aduh!!” teriak seorang perempuan. “kamu gak apa-apa?” tanya wisnu.wanita satunya kaget bukan main. “lho.. wisnu..” kata sendy.wisnu kaget karna wanita yang ditabrak adalah kinal.wisnu memalingkan wajahnya.namun kinal menarik tangan wisnu. “wisnu tunggu!!” teriak kinal. “kamu kenapa slalu meninggalkanku dan menjauhiku?” tanya kinal. “kamu datang padaku dan tiba-tiba kamu jadi aneh lagi.. ayolah wisnu!!” kata kinal memohon. “aku masih belum bisa kinal” kata wisnu. “maksud kamu apa wisnu?” tanya kinal yang bingung.namun wisnu tak memberitahu dan pergi meninggalkan kinal dan sendy. “haduh.. wisnu itu takut atau bego sih! Padahal sudah dipegang tangannya sama kinal.. tapi,masih ninggalin aja.. kasian kinal,cintanya ditolak..” ledek sendy. “kamu bilang apa sendy?” tanya kinal penasaran. “udah ayo pulang.. jemuran gak kering nanti!” kata sendy,sambil berlari. “jemuran? Emang aku pernah jemurin pakaian? Aku kan gak bisa nyuci..” pikir kinal. “hei sendy!! Tunggu!!” teriak kinal sambil pergi mengejar sendy.

Pak kepala sekolah keluar dan melihat kelakuan pak sony.ayu,cindy ,dan ochi diam melihat kepala sekolah yang tersenyum kepada mereka berempat. “pak.” Kata ayu.pak sony yang kaget,segera menoleh kearah kepala sekolah. “eh.. pak kepala sekolah..” kata pak sony. “itu pak!! Orangnya.. udah hukum aja pak!!” kata security itu. “pak sony.. ayu,cindy,dan ochi.. kalian boleh masuk!” kata kepala sekolah. “lho! Tapi pak!” kata security itu. “saya bilang buka!!” teriak kepala sekolah. “iya.. pak..” kata security itu sambil ketakutan.setelah terbuka mereka segera masuk sambil tersenyum.

“pak sony.. tunggu..” kata kepala sekolah. “iya pak?” tanya pak sony. “nanti keruangan saya ya..” kata kepala sekolah. “baik pak!” kata pak sony.

Jauh dari tempat pak sony berpijak,menjelang siang hari cleo sedang santai didalam mobilnya.dia parirkan mobilnya dipinggir jalan.dia teringat kata-kata ayahnya tadi malam.dia nampak murung.dia pandangi handphonenya sambil berkata “aku harus kuliah ke paris.. kenapa harus tiba-tiba ya? Ayah kenapa sih.. apa dia mau memisahkan aku dan wisnu?” kata cleo. “ah.. daripada mengeluh terus,mending aku beli buah aja.. mungkin dapat menenangkan pikiranku..” ujar cleo.diapun turun dari mobilnya dan membeli buah segar untuk dia makan sendiri.“siang mba.. mau beli apa?” tanya

shania sang penjual buah. “aku mau beli jeruk,apel,anggur,dan bengkoang tapi sudah dikupas dan dipotong ya..” kata cleo. “baik.. tunggu sebentar ya..” balas shania.

Menjelang istirahat,pak sony mendatangi ruang kepala sekolah. “permisi pak..” kata pak sony. “masuk pak..” balas kepala sekolah. “ada apa ya pak?” tanya kepala sekolah. “saya mendadak memberitahukan ini.. tapi,ketahuilah pak! Lusa ochi akan pindah kekampung halamannya di majalengka..” kata pak sony. “lho.. kenapa harus tiba-tiba? Ochi baru sebentar belajar disini..” kata pak sony.

“apa pak sony keberatan?” tanya kepala sekolah yang penasaran. “ochi sudah seperti adik kandung saya pak! Dia mengingatkan saya pada masa lalu saya yang indah..” ujar pak sony. “keputusan memang ada ditangan ochi pak.. kita Cuma bisa pasrah,dan berharap.. semoga ochi dan ayahnya membatalkan niatnya..” ujar kepala sekolah sambil pergi meninggalkan pak sony.pak sony nampak murung.mungkin dia tidak akan bisa lagi melihat sosok ochi yang mirip dengan citra dikeesokan harinya.

Kemudian pak sony berlari kekantin.entah apa sebenarnya niat pak sony itu. 5 menit kemudian dia kembali kekelas walaupun agak tergesah-gesah.saat dia masuk tiba-tiba bel tanda istirahat berbunyi.semua murid nampak tenang.pak sony mengangkat kedua tangannya dan berkata. “semua tenang..!!” kata pak sony. “ayu,cindy,dan ochi.. kalian coba kekantin sebentar.. pak kepala sekolah menunggu kalian disana..” kata pak sony. “ ada apa ya pak?” tanya mereka bertiga. “entahlah.. cepat sana..” kata pak sony.mereka bertiga menuruti kemauan pak sony dan segera berlari kekantin.pak sony tersenyum melihatnya.lalu dia berkata “anak-anak!! Ada PR halaman 48 ya.. kejakan dirumah!! Besok bapak koreksi..” kata pak sony. “baik pak..” seru semua murid.lalu pak sony segera pergi.

Sesampainya dikantin,ayu,cindy,dan ochi tak melihat kepala sekolah.mereka hanya melihat ibu kantin yang menaruh makanan dimeja makan.cindy,dan ayu terus memperhatikan makanan yang dibawa ibu kantin itu.ochi justru mencari-cari dimana pak kepala sekolah.karna takmeliht,jadi ochi tanyakan ke ibu kantin. “bu.. apa pak kepala sekolah menuyuruh kami bertiga kemari?” tanya ochi. “ngak.. kamu kata siapa?” tanya ibu kantin. “kata pak sony..” ujar ochi. “gak ada neng ochi.. justru pak sony menyuruh menghidangkan semua makanan dimeja makan kantin ini untuk semua muridnya.. dia juga sudah membayarnya..” kata ibu kantin. “hah.. beneran nih! Ayo chi.. kita makan!!” teriak ayu. “iya ayo..” kata cindy juga.ochi makin bingung dengan ulah pak sony.kemudian dia melihat pak sony yang nampak tergesah-gesah pergi dengan menaiki vespanya.ochi mengejar,namun terjatuh.lututnya berdarah,dan ochi nampak sedih melihat pak sony seperti kabur dari kelas. “pak sony..” kata ochi yang terjatuh.

Sementara itu,direstaurant milik ve.lagi-lagi ayana dipanggil ve,menghadap ruangannya.ayana nampak gugup. “ada apa ya bu..” kata ayana dengan nada polos. “ayana.. kamu pernah memasak seafood?” tanya ve. “oh.. aya kira apa.. hm.. pernah bu!! Ayana juga bisa memasak seafood.. memangnya ada apa bu?” tanya ayana lagi. “buatkan masakan seafood yang enak untuk 3 orang ya.. ingat! Jangan pedas!! Dan dan harus istimewa.. nanti siang masakan itu harus sudah jadi.. bagaimana?” tanya ve. “baik bu.. aya.. akan lakukan yang terbaik!!” kata ayana dengan semangatya.ve nampak senang mendengarnya.

Kemudian ve menelpon melody dan berkata. “mel. Kalian bertiga harus datang ya.. pokoknya harus!!” kata ve dengan tegasnya... bersambung...

0 comments:

Poskan Komentar