Senin, 10 Juni 2013

Bab 16


Kinal betul-betul ketakutan,dia berusaha sekuat tenaga tuk melawan kegilaan mr.jones.Dengan tenaga yang ada,kinal mencari celah untuk balik menyerang.Dan akhirnya kesempatan itu terlihat.Kinal menendang perut jones dengan sekuat tenaga dan tanpa basa-basi.

"duuaakk!!!" "aakkhh!!!" teriak jones dengan menahan sakit diperutnya,dan jones pun terjatuh.Tak puas dengan hanya menendang perutnya,kinal mengambil stick golf milik jones yang ada didalam ruangan itu.Dan bersiap memukul jones.

"kinal... Jangan pukul aku!!" ucap mr.jones dengan nada ketakutan.Dan...

"bruuakk!!!" kinal memukul wajah mr.jones hingga berdarah dan pingsan.Kemudian,kinal berlari keluar gedung dengan wajah pucat lemas.Dan tanpa memperhatikan arah dia berlari.

"bruuk!!" "aduh!!" kinal terjatuh setelah sempat menabrak seseorang. "maaf pak eh mas!! Aku buru-buru!!" ucap kinal. "wajahmu pucat!! Dan kau juga ketakutan!! Ada apa sebenarnya??" tanya pria itu.. kinal hanya diam.. "ketika kau bingung dan hilang arah,pergilah ketempat indah!! Aku pasti begitu jika sedang bingung!!" "permisi..." ucap pria itu,sambil pergi meninggalkan kinal.Kinal hanya diam,dan dia baru ingat. "astaga!! Aku lupa tanya siapa dia!! Pria,yang baik!!" ucap kinal dengan hati yang sedikit lega.

Diruang kelas ayu melamun.Cindy dan ochi memperhatikan ayu.Kemudian cindy menegur ayu. "ayu!! Kamu kenapa??" tanya cindy. "eem.. Gak apa-apa kok cin.." jawab ayu. "kalau ada masalah ngomong aja sama kita!!" saut ochi. "aku cuma bingung!! Soal,kak rena.." ucap ayu. "memangnya kak rena knapa??" tanya ochi. "2 minggu lagi dia ultah!!" jawab ayu. "oh ya.. Wah! kenapa kamu bingung?" tanya cindy. "soalnya aku gak tau hadiah apa yang cocok untuk kakakku..." jawab ayu. "kamu tanya aja dulu.. Terus kamu beritahu kekita berdua.. Klo masalah dana aku bisa bantu kok!!" ucap cindy. "ok kalau begitu.. Besok aku akan tanya kak rena!!" ujar ayu dengan senyuman. "nah gitu dong senyum!!" ucap ochi.

Siang harinya panda sadar setelah hampir dua hari pingsan.Begitu sadar,panda disambut oleh melody,frieska,ve,dan bibi inem dengan penuh senyuman. "melo... Bibi.. Dan kalian berdua.. Ada apa ini..?? Aku dimana??" tanya panda. "non.. Dirumah sakit,sekarang.." jawab bibi inem. "skarang kamu istirahat dulu ya..." ucap melody. "thanks ya semua.." ucap panda dengan terharu. "bibi temani aku sebentar ya.." ucap panda. "baik non.." jawab bi inem.

Setelah melody,ve,dan frieska keluar,panda bertanya kepada bibi inem. "bibi.. Papa dimana??" tanya panda. "tuan pasti pulang!! Bibi sudah telpon.. Non panda yang sabar ya.. " kata bibi inem untuk menenangkan hati panda.

Dikantin rena,ikey,dan stella mulai memikirkan panda,karna panda sudah tiga hari absen tanpa keterangan. "kalian mau temani aku gak keruang guru..." ujar ikey. "mau ngapain?" tanya stella. "aku mau tanya alamat rumah panda!!" jawab ikey. "ayo.. Aku juga ikut ya..." kata rena. "ayo.." saut ikey.

Mereka bertiga bertanya kepada bagian tata usaha (T.U).Ikey melihat nama-nama siswa baru. "nah ini dia ketemu!!" ucap stella. "oh.. Namanya sonya pandarmawan!!" kata rena. "ya ampun rena.. Kamu belum tau nama asli panda?!" tanya stella. "ini baru tau malahan!!" balas rena. "udah deh!! Gak usah dibahas lagi.. Stella kamu catat alamatnya ya... Besok kita kerumah panda.. Gmana??" tanya ikey. "boleh... Aku juga mau main ksana..." jawab stella. "ok! Besok kita jalan bareng ya..." saut rena.

Sore harinya pukul 3 sore ayu,cindy,dan ochi berpisah dipertigaan jalan.Hawa sore ini begitu dingin.Kini ochi hanya berjalan sendiri. "tumben hari ini perasaanku gak enak!!" ucap ochi.Lalu,tiba-tiba ada dua orang pria mabuk mendekati ochi. "neng mau kemana neng.. Sendirian aja!!" kata pria mabuk itu. "kita temani boleh gak??" saut pria yang satunya. "maaf mas permisi.." jawab ochi. "ayolah.. Jangan sok jual mahal.." kata pria pemabuk itu.

Lama-lama kedua pria mabuk itu makin kurang ajar.Mereka mencolek wajah dan tubuh ochi. "mas jangan kurang ajar ya!!!" saut ochi dengan nada kesal.Karna,bawaan mabuk kedua pria itu memegang tangan dan menarik ochi ketempat sepi.Ochi sempat melawan tapi tak kuasa menahan tenaga dua orang pria,apalagi ochi seorang perempuan.

"akkkhh!!" teriak ochi yang terjatuh setelah didorong dua pria yang mabuk itu.Ochi menangis ketakutan dan tak sanggup melawan.

"hahahaha!! Bro jagain gue! Nanti kita gantian!!" kata pria itu. "ok!! Tapi sisain gue ya!!!" jawab pria yang satunya.Ochi makin tak sanggup melawan.Tubuhnya tersender dipojok tembok diujung gang sepi itu.Tak ada siapa-siapa di gang sepi itu.

Saat akan hendak dibelai wajahnya ochi,tiba-tiba.

"praang!!!" "akkh!!!" teriak ochi.Sebuah botol melayang dan mengenai kepala pria pemabuk itu.Pria tersebut pingsan dengan kepala yang terluka. "hei!! Siapa yang mengganggu!!" teriak pria pemabuk yang satunya.

"aduh... Dasar!! Loe betul-betul payah ya!! Dasar pemabuk!!" ejek seorang pria.Ochi kaget melihat pria yang menolongnya.Ternyata,pria itu adalah pria misterius yang pernah dia tolong.

Pria pemabuk itu mengambil pisau dan berlari mendekati pria penolong itu. "heeah!! Terima ini..!!!" teriak pria pemabuk.Rupanya pria penolong itu sudah menyiapkan hadiah untuk pria pemabuk itu.Dan...

"duuk!!" pria pemabuk itu pingsan setelah dipukul wajahnya dengan kayu balok yang tebal.Lalu,pria penolong itu mendekati ochi setelah sempat membuang balok tersebut.

"trimakasih ya.. Sudah menolongku!!" "perkenalkan namaku ochi!! Kakak siapa ya??" ucap ochi.Namun,pria itu hanya diam membisu tanpa kata...

Bersambung...

-nara-

0 comments:

Poskan Komentar