Selasa, 23 April 2013

-Journey- BabI -Introducing- #Chapter14

ibu memalingkan wajahnya pada anak bungsunya itu. Dengan lembut ibu berkata "sayang, kamu ko ngomongnya gitu sih. Selama ini kamu baik-baik saja kan dengan aktifitas kamu! Kamu kuat, kamu bisa melewati semuanya." ayana mendengarkan ucapan-ucapan ibunya dengan begitu serius "kamu bisa masuk di Ekskul tari di sekolah, bahkan kamu dikenal sama teman-teman kamu di sekolah sebagai salah satu murid yang jago nari, ia kan?" ayana mengangguk-anggukan kepalanya "dan lihat sekarang... Kamu di tawari langsung oleh sekolah itu (GSA), dan pihak sekolah sudah tau kalau kamu sakit Ashma. Tapi, itu tidak merubah keyakinan mereka untuk memilih kamu jadi salah satu siswa nya disana!" ayana mulai mengembangkan senyum manisnya mendengar ucapan ibunya "jadi.. Anak mama yang cantik, imut, nge gemesin ini. Jangan pernah sekali-kali lagi ngeluh sama penyakit. Karena kamu Kuat!" ucap ibu seraya mencubit gemas pipi ayana, membuat ayana tertawa geli.

Saat usia ayana menginjak 8th, ternyata ayana di diagnosa mengidap asma. Meski dokter tidak menjelaskan penyebab utamanya, tapi kemungkinan terbesar ayana terkena asma karena faktor keturunan. Ayah dari ibu ayana (Kakek) pengidap asma juga. Meskipun ayana mengidap asma, itu tidak lantas membuat ayana jadi anak manja yang hanya bisa diam di rumah setelah pulang sekolah atau jadi anak pemurung karena dia merasa minder dengan sakitnya. tapi, justru Ayana tumbuh jadi anak yang kuat, mandiri periang, bisa dance, jago menggambar. Ayana tidak pernah mau jika teman-temannya mengasihani dia atau memperlakukan dia seperti orang sakit.

***
ketika langit mulai berubah warna menjadi hitam dengan kerlipan jutaan bahkan mungkin miliaran bintang. Dari sebuah studio Radio terlihat seorang perempuan sedang duduk, dia bersiap untuk mengudara saat jam di dinding telah menunjukan pukul 10 malam. menyapa pendengar setia nya dengan suara nya yang terdengar begitu halus, tipis. Membuat semua pendengar terhipnotis dengan suaranya, terlebih dengan acaranya yang hadir setiap 1x dalam seminggu yang selalu bisa membuat semua muda-mudi berburu line telepon agar bisa tersambung untuk bisa berbagi cerita dan mendapat masukan darinya.

"Haii,, muda-mudi, abang-none. Se jakarta! Masih tetap staytune di 'J' radio kan? Sekarang giliran aku Ariani. Yang akan bikin malam sabtu kalian menyenangkan, dengan berbagi cerita, keluh-kesah, kesenangan. apapun cerita mu curahkanlah, biar hati kalian jadi plong ga bengong lagi dan bisa menyambut malam minggu dengan ceria!" penyiar itu mulai membuka acaranya "seperti biasa kalian bisa kirim cerita kalian lewat E-mail di Jradio@id.com atau kalian bisa langsung cerita sama aku di line telepon di nomor 4848-1111.. 1email dan 1penelepon akan menemani kita sampai jam 12 nanti! Ariani tunggu cerita kalian." penyiar radio itu memutarkan sebuah lagu sebelum membacakan email / mendengarkan cerita para pendengar.

setelah 4menit lamanya lagu dari Bruno Mars 'it will rain' jadi pembuka, Sendy sang penyiar radio yang dikenal oleh para pendengar setianya sebagai Ariani memulai lagi acaranya "hemm, gimana nih muda-mudi.. Bruno Mars nya cukup bikin galau kan?! Hahaha. Ya sudahlah kita tinggalkan bruno mars dengan kegalauannya. Dan sekarang ariani baca dulu email abis itu baru line telepon!" Sendy telah memilih satu email dari begitu banyaknya email yang masuk.
dia membacakan curhatan dari si pengirim tanpa nama yang memiliki masalah sangat rumit, dilihat dari isi email nya orang ini merupakan pelajar SMA. Karena ajakan dari teman-temannya akhirnya perempuan ini terjerumus dalam kegelapan, dia menjajalkan tubuhnya pada pria2 hidung belang dengan ketebalan dompet yang isinya credit card, atm, uang tunai 100 ribuan. Memakai mobil mewah plus supir. Sebenarnya perempuan ini tidak menginginkan hal seperti itu terjadi pada dirinya, tapi apalah daya. keadaan ekonomi keluarganya yang jauh dibawah layak mengharuskan dia untuk bisa mencari uang sendiri demi membantu ekonomi keluarga dan juga membiayai sekolahnya sendiri. Kehidupan membuatnya harus memilih jalan seperti ini.

Setelah selesai sendy membacakan email itu, dia memberikan sedikit komentarnya berdasarkan sudut pandangnya sendiri dengan diakhiri kalimat penyemangat untuk gadis itu. "Ok, muda-mudi 'J'.. Itu tadi email dari seseorang yang tidak menyebutkan namanya. Buat kalian muda-mudi yang ingin memberikan saran pada gadis hebat ini kalian bisa mengirimkan saran kalian lewat emailnya di destiny@rocketmail.com .. Satu lagu buat gadis yang Hebat seperti kamu 'Kupu-Kupu Malam dari Peterpan' Tuhan selalu tau niat dari umatnya.." ucap Sendy yang lansung memutarkan lagu itu.
Jam sudah menunjukan pukul 11.48 malam, setelah 2jam kurang sendy menemani dan mendengarkan curhatan pendengarnya. Sendy mulai pamit dari acara yang memiliki rating tinggi ini dengan sebuah kalimat "buat kalian muda-mudi 'J' apapun masalah yang sedang kalian hadapi semoga kalian di kasih jalan terbaik dari Tuhan. satu kutipan dari Robert Schuller 'Waktu yang sulit tidak pernah bertahan selamanya, tetapi orang yang tangguh tahan lama' baiklah muda-mudi 'J' Ariani pamit, sampai ketemu minggu depan.. 1lagu penutup dari ariani D'masiv 'Jangan Menyerah!'"

..bersambung..

0 comments:

Poskan Komentar